Liburan sekolah merupakan momen yang paling dinantikan oleh anak-anak. Setelah menjalani rutinitas belajar selama berbulan-bulan, masa liburan menjadi kesempatan untuk bermain lebih bebas, mengunjungi berbagai tempat menarik, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Tak heran jika berbagai playground, pusat hiburan keluarga, taman bermain, hingga destinasi wisata anak menjadi lebih ramai selama periode liburan sekolah.
Meski menyenangkan, tingginya aktivitas selama liburan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh para ibu. Anak yang lebih sering berada di tempat umum akan lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan bertemu banyak orang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko paparan virus maupun bakteri yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Selain itu, perubahan pola makan, jadwal tidur yang berantakan, hingga kelelahan akibat terlalu banyak aktivitas juga dapat memengaruhi daya tahan tubuh anak. Agar anak tetap sehat dan dapat menikmati liburan dengan nyaman, ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian ibu.
1. Pastikan Anak Tetap Mendapatkan Waktu Tidur yang Cukup
Saat liburan, banyak anak yang tidur lebih malam dibanding biasanya. Ada yang asyik bermain, menonton televisi, atau terlalu bersemangat karena memiliki banyak agenda liburan. Padahal, tidur merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh.
Ketika anak kurang tidur, tubuh akan lebih sulit melakukan proses pemulihan dan menjaga fungsi sistem imun. Akibatnya, anak menjadi lebih mudah merasa lelah dan rentan mengalami gangguan kesehatan seperti flu atau batuk.
Meskipun sedang berlibur, ibu sebaiknya tetap menjaga jadwal tidur anak agar tidak terlalu jauh berbeda dari hari-hari biasanya. Dengan waktu istirahat yang cukup, tubuh anak akan lebih siap menghadapi berbagai aktivitas selama liburan.
2. Perhatikan Kebersihan Tangan Setelah Bermain
Playground dan area bermain merupakan tempat yang digunakan oleh banyak anak setiap hari. Berbagai fasilitas seperti perosotan, ayunan, trampolin, kolam bola, hingga pegangan tangga disentuh oleh banyak orang dalam waktu yang berdekatan.
Karena itu, kebersihan tangan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Anak-anak sering kali tanpa sadar menyentuh wajah, mata, hidung, atau mulut setelah bermain. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko masuknya kuman ke dalam tubuh.
Ibu dapat membiasakan anak untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah bermain, sebelum makan, dan setelah menggunakan toilet. Jika sedang bepergian dan sulit menemukan tempat mencuci tangan, hand sanitizer dapat digunakan sebagai alternatif sementara.
3. Jaga Asupan Nutrisi Selama Liburan
Saat berlibur, pola makan anak sering kali berubah. Banyak anak yang lebih tertarik mengonsumsi makanan cepat saji, camilan manis, atau minuman tinggi gula dibanding makanan bergizi.
Padahal, tubuh membutuhkan berbagai nutrisi penting untuk membantu menjaga kesehatan dan mendukung aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, ibu perlu memastikan anak tetap mendapatkan makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Jangan lupa untuk menyertakan buah dan sayuran dalam menu harian anak. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya berperan penting dalam mendukung fungsi tubuh agar tetap optimal selama masa liburan yang aktif.
4. Pastikan Kebutuhan Cairan Tubuh Tetap Terpenuhi
Anak yang aktif bermain biasanya lebih banyak bergerak dan mengeluarkan keringat. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi dengan baik, anak dapat mengalami dehidrasi ringan yang membuat tubuh terasa lemas, mudah lelah, dan kurang bersemangat.
Karena itu, ibu perlu memastikan anak minum air putih yang cukup sepanjang hari. Biasakan untuk selalu membawa botol minum saat bepergian agar anak lebih mudah memenuhi kebutuhan cairannya.
Selain membantu menjaga hidrasi, konsumsi air putih yang cukup juga mendukung berbagai fungsi tubuh agar dapat bekerja dengan baik selama anak beraktivitas.
5. Kenali Tanda-Tanda Tubuh Anak Mulai Kelelahan
Tidak sedikit anak yang tetap ingin bermain meskipun tubuhnya sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Semangat bermain yang tinggi sering membuat anak mengabaikan kebutuhan tubuh untuk beristirahat. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan oleh ibu antara lain anak terlihat lebih lesu dari biasanya, mudah rewel, kurang bersemangat, mengeluh pusing, atau mengalami penurunan nafsu makan.
Apabila tanda-tanda tersebut mulai muncul, sebaiknya berikan waktu bagi anak untuk beristirahat dan memulihkan energi. Memaksakan aktivitas ketika tubuh sedang lelah justru dapat membuat daya tahan tubuh menurun.
Lengkapi dengan Fituno untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh
Fituno hadir sebagai suplemen daya tahan tubuh yang mengandung kombinasi bahan herbal alami dan vitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Fituno dapat menjadi pilihan untuk memelihara daya tahan tubuh sehingga anak tetap siap menjalani berbagai aktivitas selama liburan. Fituno aman untuk dikonsumsi karena sudah memiliki sertifikat BPOM dan dipercaya oleh para ibu di Indonesia. Baca aturan pakai untuk hasil yang lebih optimal.
Sumber:
- ANTARA News. (2025). Pakai masker bila kondisi tubuh kurang fit selama liburan.
- KlikDokter. (2019). Tips menjaga daya tahan tubuh anak menjelang liburan.
- Detik Travel. (2026). Libur sekolah, playground di mal ramai anak.
FAQ
1. Mengapa anak mudah sakit saat liburan sekolah?
Karena aktivitas di tempat umum yang ramai meningkatkan risiko paparan virus dan bakteri. Daya tahan tubuh yang baik membantu tubuh tetap sehat selama berlibur.
2. Apa saja faktor yang dapat menurunkan imun tubuh saat liburan?
Kurang tidur, kelelahan, pola makan yang tidak teratur, serta tingginya aktivitas fisik dapat memengaruhi daya tahan tubuh.
3. Bagaimana cara menjaga kesehatan saat mengunjungi playground atau tempat hiburan?
Mencuci tangan secara rutin, menjaga asupan nutrisi, minum cukup air, beristirahat yang cukup, dan menghindari aktivitas berlebihan.
4. Mengapa Fituno cocok dikonsumsi saat musim liburan?
Fituno dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian dan mendukung daya tahan tubuh saat aktivitas meningkat selama liburan.